STUDI LINGKUP PEKERJAAN YANG DOMINAN MENGALAMI PERUBAHAN PADA PROYEK JALAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT

  • Eva Rita Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta
  • Nasfryzal Carlo Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta
Keywords: Change Order, the road project, the cost of the work item

Abstract

Perubahan pekerjaan sering dilakukan pada proyek jalan, sehingga menimbulkan kenaikan biaya pada beberapa item pekerjaan dan berdampak terhadap waktu penyelesaian (serta) kualitas kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja item pekerjaan yang sering mengalami justifikasi teknis dan berapa besarnya perubahan biaya akibat perubahan tersebut. Penelitian dilakukan terhadap 9 paket pekerjaan jalan di Sumatera Barat di lingkungan Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional di bawah Koordinasi Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumatera Barat. Paket pekerjaan yang diteliti adalah pekerjaan yang dilaksanakan pada tahun 2009 hingga 2015. Metode penelitian deskriptif evaluatif. Data penelitian ini dihimpun dari dokumen kontrak awal dan dokumen perubahan kontrak (addendum) dan pengolahan data dengan melakukan tabulasi terhadap item pekerjaan dan biaya. Didapati item pekerjaan yang paling sering mengalami perubahan adalah pekerjaan drainase dan pekerjaan tanah dan perubahan biaya sebesar 8.00 - 10.00% lebih tinggi dari biaya awal proyek. Untuk mengeliminasi terjadinya perubahan pekerjaan dan peningkatan biaya perlu dilakukan survei lapangan yang lengkap dengan menghitung secara detail volume dan harga untuk setiap item pekerjaan

References

Chen, J.-H., & Hsu, S. (2007). Hybrid ANN-CBR Model for Disputed Change Orders in Construction Project. Automation in Contruction, Vol. 17, p.56-64.
Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia (2016), Pedoman umum pengelolaan lingkungan hidup bidang Jalan, Jakarta.
Guide to Contract Change Orders (2006), Published Quarterly by the Construction and Bridge Division Fourth Quartely, Texas Departure of Transportation.
Kaming, P.F., Olomolaiye, P.O., Holt,G.D dan Harris, F.C.(1997). Factor Influencing Construction Time and Cost Overruns on High Rise Projects in Indonesia. Construction Management and Economics, Vol 15, pp 83-94.
Lee, J.-K. (2008). Cost Overrun and Cause in Korean Social Overhead Capital Projects: Road, Rail, Airports, and Ports. Journal of Urban Planning and Development, Vol. 134, p.59-62.
Levy, Sidney M (2002). Project Management In Construction (4 thed.) New York: Mc Graw-Hill.
Pemerintah Republik Indonesia (2010). Peraturan Presiden Republik Indonesia No 54 Tahun 2010 Pengadaan Barang dan Jasa
Pemerintah Republik Indonesia (2004). Undang-undang No 38 Tahun 2004 tentang jalan
Rita E., Carlo, N., Warman, H., Mahendra, Y. (2017). Penyebab Terjadinya Justifikasi Teknis pada Pekerjaan Jalan di Sumatera Barat. ETHOS Vol 5 No 1, Unisba
Sapulette,W.(2009). Faktor Penyebab danPengaruh Change Order Pada Proyek Infrastruktur dan Bangunan Gedung di Ambon. Jurnal Teknologi, Vol 6 No 2, P 627-633.
Syahruddin. R, (2015). Analisis Kualitas Pekerjaan Pada Kontraktor Gred 5, Gred 6, dan Gred 7 Pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sumatera Barat, Tesis, Universitas Bung Hatta, Padang.
Soeharto Imam, (2007). Manajemen Proyek Konstruksi, Jilid 1.2, Erlangga. Jakarta.
Sulistio, H dan Megawati (2008).Analisa dan Perhitungan Change Order pada proyek perkerasan jalan di Kalimantan Timur.http// eprints.Undip.ac.id/Jurnal.
Published
2019-11-24
How to Cite
Eva Rita, & Nasfryzal Carlo. (2019). STUDI LINGKUP PEKERJAAN YANG DOMINAN MENGALAMI PERUBAHAN PADA PROYEK JALAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT. JURNAL REKAYASA, 7(2), 204-216. Retrieved from http://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/19