STUDI PERENCANAAN DIMENSI SUMUR RESAPAN AIR HUJAN UNTUK RUMAH TINGGAL DI DUSUN TOPAN RIAU

  • Iwayan Dermana Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS)
Keywords: Sumur Resapan, Efisien, Infiltrasi

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang semakin pesat secara langsung menambah jumlah bangunan hunian. Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya daerah tangkapan hujan (daerah yang mampu meresapkan air hujan). Air hujan yang jatuh pada bangunan hunian biasanya hanya dialirkan ke saluran - saluran yang bermuara ke sungai, danau, laut dan lainnya tanpa diresapkan kembali ke dalam tanah. Hal tersebut dapat mengurangi kuantitas air tanah. Keadaan ini bertolak belakang dengan terus meningkatnya kebutuhan makluk hidup akan air tanah. Untuk menjaga kelestarian air tanah, air hujan yang jatuh pada daerah hunian harus kembali diresapkan kedalam tanah menggunakan sumur resapan. Untuk menghasilkan dimensi sumur resapan yang efisien, maka perlu dilakukan penelitian mengenai laju infiltrasi dan besar debit air yang dihasilkan dari curah hujan tertinggi daerah tersebut. Dari hasil penelitian maka diperoleh sebuah dimensi sumur resapan yang mampu menampung dan meresapkan air hujan yang jatuh pada bangunan hunian.

References

Harbi Hadi, 2004, TEKNISIA VOL IX, No 2. UII Yogyakarta
Hasmar, Halim H.A, 2002, Drainasi Perkotaan, UII Press Yogyakarta.
Sudjarwadi, Pengantar Teknik Irigasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Sunjoto, 1998, Seminar PAU – Ilmu Teknik UGM, 7-8 September 1998, yogyakarta
Yuwono, Nur ,1996, HIDROLIKA I, PT. Hanin Dita, Yogyakarta.
Published
2019-11-24
How to Cite
Iwayan Dermana. (2019). STUDI PERENCANAAN DIMENSI SUMUR RESAPAN AIR HUJAN UNTUK RUMAH TINGGAL DI DUSUN TOPAN RIAU . JURNAL REKAYASA, 7(1), 1-15. Retrieved from http://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/4