ANALISIS SAMBUNGAN BALOK KOLOM BETON BERTULANG PADA DAERAH RAWAN GEMPA (Studi Kasus : Gedung Pasar Inpres Blok IV Kota Padang)

  • Rita Anggraini Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta
Keywords: Sambungan Balok-Kolom, Gaya Geser, SNI 2847-2013

Abstract

Kota Padang adalah ibu kota Provinsi Sumatera Barat, yang merupakan daerah rawan gempa. Dimana pada tahun 2009 mengalami gempa bumi yang mengakibatkan banyaknya bangunan yang hancur dan korban jiwa. Kerugian yang terjadi pada umumnya diakibatkan rusaknya bangunan, maka kerusakan-kerusakan bangunan yang terjadi akibat gempa tersebut perlu mendapatkan perhatian yang khusus.  Pada umunya kegagalan struktur banyak disebabkan pada sambungan balok-kolom yang diakibatkan lemahnya kemampuan menahan geser dan rendahnya daktalitas yang direncanakan. Sambungan balok - kolom merupakan bagian penting pada struktur bangunan gedung bertingkat. Oleh sebab itu, pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sambungan balok kolom beton bertulang pada Gedung Pasar Inpres Blok IV Kota Padang dengan Metode SNI 2847-2013.

Penelitian ini dilakukan dengan melakukan survey, pengumpulan data berupa data bangunan terhadap objek/gedung yang akan ditinjau dalam hal ini data perencanaan struktur. Setelah itu standar dan literatur beserta data gedung tinjauan terlengkapi maka langkah selanjutnya yaitu melakukan pemodelan, perhitungan dan analisis pada struktur tersebut. Kemudian dilakukan analisis dinamik 3 dimensi dengan software ETABS dimana modelnya diberikan beban-beban rencana yang sama, meliputi beban mati, beban hidup dan beban gempa. Dari hasil yang didapatkan gaya geser yang terdapat pada sambungan balok kolom lebih besar dari pada gaya geser balok dan kolom. Karena hal tersebut, maka diperlukan tulangan geser pada sambungan balok kolom tersebut. Dari gaya geser yang didapat dengan menggunakan SNI 2847:2013 untuk tinjauan interior, roof interior, eksterior, roof eksterior, corner, dan roof corner secara berurutan sebagai berikut : 1425.626 KN, 1227.889 KN, 715.640 KN, 715.875 KN, 957.627 KN, 716.010 KN. Gaya geser maksimum yang bekerja pada daerah hubungan balok kolom berada pada tipe joint interior.

References

ACI 352-02, 2002, Recommendations for Design of Beam Column Connection in Monolithc Reinforced Concrete Structures ACI 352-02, American Concrate Institute, Amerika.
Eddy Ristanto, Suyadi, Laksmi Irianti. 2015. Analisis Joint Balok Kolom dengan Metode SNI 2847-2013 dan ACI 352R-2002 pada Hotel Serela Lampung. JRSDD, Edisi September 2015, Vol. 3, No. 3, Hal:521 – 540 (ISSN:2303-0011).
Rita Anggraini, Jafril Tanjung, Jati Sunaryati, Rendy Thamrin, Riza Aryanti, 2016, Studi Eksperimental Perilaku Geser Balok Pada Sambungan Balok Kolom Beton Bertulang. Jurnal Rekayasa Sipil Universitas Andalas Padang. Edisi Februari No. 1 Vol. 12 (ISSN 1858-2133 cetak, 2477-3484 online)
SNI-1726, 2012, Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung, Departemen Pekerjaan Umum.
SNI-2847, 2013, Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Departemen Pekerjaan Umum.
SNI-1727, 2013, Beban Minimum untuk Perencanaan Gedung dan Struktur Lain, Departemen Pekerjaan Umum.
Published
2019-11-22
How to Cite
Rita Anggraini. (2019). ANALISIS SAMBUNGAN BALOK KOLOM BETON BERTULANG PADA DAERAH RAWAN GEMPA (Studi Kasus : Gedung Pasar Inpres Blok IV Kota Padang). JURNAL REKAYASA, 9(1), 1-19. https://doi.org/10.37037/jrftsp.v9i1.3