ANALISA KEBUTUHAN STANDARDISASI PENGUKURAN KUANTITAS (STANDARD METHOD OF MEASUREMENT) PADA INDUSTRI KONSTRUKSI DI INDONESIA

Authors

  • Dwifitra Jumas Program Studi Teknik Ekonomi Konstruksi, Universitas Bung Hatta
  • Sesmiwati Program Studi Arsitektur, Universitas Bung Hatta
  • Nengah Tela Universitas Bung Hatta image/svg+xml

Keywords:

Standard Method of Measurement; Building; Construction; Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan standar metode pengukuran pada konstruksi bangunan di Indonesia. Penggunaan SMM biasanya digunakan untuk tujuan tender dalam penyusunan BQ yang menjadi bagian dari kontrak konstruksi. Standar ini dimaksudkan untuk memastikan akurasi dan adanya keseragaman dalam pengukuran suatu item pekerjaan. SMM dapat mengurangi keragaman, keraguan dan perselisihan dalam pengukuran yang sebenarnya diantara para pihak yang terlibat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner yang disebarkan kepada praktisi industri konstruksi. Hasil survei mengenai praktek pengukuran pekerjaan pada konstruksi bangunan saat ini. Mayoritas responden menggunakan standar metode pengukuran mereka sendiri, sedangkan yang lain menggunakan SMM dari negara lain dan bahkan ada yang tidak menggunakan SMM apapun. Selan itu, penelitian ini juga menemukan masalah yang signifikan karena keberagaman SMM adalah adanya perbedaan intrepretasi perhitungan volume pekerjaan dalam proses tender dan evaluasi kemajuan pekerjaan.

Downloads

Published

2019-11-24

How to Cite

ANALISA KEBUTUHAN STANDARDISASI PENGUKURAN KUANTITAS (STANDARD METHOD OF MEASUREMENT) PADA INDUSTRI KONSTRUKSI DI INDONESIA . (2019). JURNAL REKAYASA, 7(1), 16-26. https://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/5

Most read articles by the same author(s)