STRATEGI REVITALISASI KAWASAN PASAR LAMA SAROLANGUN SEBAGAI KAWASAN URBAN HERITAGE
DOI:
https://doi.org/10.37037/jrftsp.v15i2.278Keywords:
pasar lama, revitalisasi kawasan, Sarolangun, strategi perancangan kota, urban heritageAbstract
Kawasan Pasar Lama Sarolangun merupakan bagian dari pusat kota lama yang memiliki nilai historis, arsitektural, dan sosial ekonomi yang penting bagi perkembangan kota. Namun dalam perkembangannya, kawasan ini mengalami penurunan kualitas fisik, berkurangnya aktivitas perdagangan, serta lemahnya fungsi ruang publik. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi perancangan kota untuk revitalisasi Kawasan Pasar Lama Sarolangun sebagai kawasan urban heritage. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara dengan pemangku kepentingan. Analisis dilakukan berdasarkan delapan elemen perancangan kota dan disintesis menggunakan analisis SWOT sebagai alat perumusan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi kawasan perlu diarahkan pada penguatan struktur ruang, peningkatan kualitas ruang publik dan jalur pedestrian, pengendalian bentuk dan massa bangunan, serta pelestarian elemen bersejarah sebagai identitas kawasan.
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sarolangun. (2022). Kabupaten Sarolangun dalam angka 2022. Sarolangun: BPS Kabupaten Sarolangun.
Hardiyano. (2022). Revitalisasi kawasan perkotaan berkelanjutan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 33(2), 145–156.
Saputra, S. D. (2010). Revitalisasi kawasan bersejarah perkotaan. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan, 12(1), 23–34.
Shirvani, H. (1985). The urban design process. New York, NY: Van Nostrand Reinhold.
World Health Organization. (2020). Urban green spaces and health. Geneva: World Health Organization.


