PENGELOMPOKAN PERMUKIMAN KUMUH KOTA PADANG BERDASARKAN PERMEN PUPR NO. 2/PRT/M/2016

  • Rini Asmariati akultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta
Keywords: permukiman kumuh, kebijakan pemerintah; Kota Padang

Abstract

Pengelompokan permukiman kumuh di Kota Padang berawal dari dikeluarkannya SK Walikota Padang tentang Lokasi Lingkungan Perumahan dan Permukiman Kumuh Kota Padang dan adanya  target dari pemerintah pusat yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019 untuk 100-0-100, dimana target pemerintah adalah 100% akses air minum, 0% kawasan permukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi layak. Dengan adanya program ini, diharapkan terciptanya Kota Padang bebas kumuh ditahun 2019. Berdasarkan PERMEN PUPR Nomor 2/PRT/M/2016 Tentang Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh ada 7 indikator penetapan kawasan kumuh. 7 indikator tersebut meliputi Bangunan Gedung, Jalan Lingkungan, Penyediaan Air Minum, Drainase Lingkungan, Pengelolaan Air Limbah, Persampahan dan Proteksi Kebakaran. Di penelitian ini penulis ingin mengelompokkan permukiman kumuh berdasarkan tipologi permukiman, kategori kekumuhan dan urutan penanganan dari 7 indikator. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian kasus (case study) dengan menilai kawasan kumuh yang ada di Kota Padang berdasarkan 7 indikator yang tertuang di PERMEN PUPR. Diakhir penelitian dapat disimpulkan bahwa tipologi permukiman di kawasan kumuh adalah kawasan permukiman dataran rendah kebencanaan dan permukiman dataran tinggi kebencanaan. Berdasarkan tingkat kekumuhan, terdapat permukiman kategori sedang dan permukiman kategori rendah. Urutan penanganan yang paling bermasalah untuk diselesaikan adalah proteksi kebakaran. Diharapkan penelitian ini dapat membantu pemerintah Kota Padang dalam membuat indikasi program mengurangi permukiman kumuh di Kota Padang.

References

Afif Bizrie Mardhanie, Penelitian Pemetaan Kawasan Kumuh Permukiman Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, Jurnal Inersia Vol. V No. 1, Maret 2013 ISSN: 1829-6025
Ake Wihadanto, Baba Barus, Noer Azam Achsani, Deddy S.Bratakusumah. Analisis Karakteristik dan Penilaian Tingkat Kekumuhan Kawasan Permukiman ‘Kampung Braga’-Kota Bandung. Journal of Regional and Rural Development Planning, Juni 2017, 1 (2): 132-144. ISSN 2549-3922 EISSN 2549-3930
Evans Oktaviansyah, Penataan Permukiman Kumuh Rawan Bencana Kebakaran Di Kelurahan Lingkas Ujung Kota Tarakan, Jurnal Tata Kota dan Daerah Volume 4,Nomor 2, Desember 2012
Indah Arry Pratama, Pemetaan Tingkat Resiko Kekumuhan Di Lingkungan Juring Leneng Kabupaten Lombok Tengah, Jurnal Sangkareang Mataram ISSN No.2355-9292, Volume1, No.3,Desember2015
Kamus Tata Ruang. 1998. Direktorat Jendral Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Umum bekerjasama dengan Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia.
Leny Agustin Maharani dan Ema Umilia, Tipologi Permukiman Kumuh di Pinggiran Selatan Kota
Surabaya, JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 3, No. 2, (2014) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print)
PERMEN PUPR Nomor 2/PRT/M/2016 Tentang Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh
Prahasta, E. 2005. Konsep-konsep Dasar Sistem Informasi Geografis, Penerbit Informatika: Bandung.
Raisya Nursyahbani dan Bitta Pigawati, Kajian Karakteristik Kawasan Permukiman Kumuh Di
Kampung Kota (Studi Kasus: Kampung Gandekan Semarang), Teknik PWK Volume 4 Nomor 2 – 2015, Online :http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/pwk
Rindarjono, Moh. Gamal. 2012. Slum Kajian Permukiman Kumuh dalam Perspektif Spasial.Yogyakarta: Media Perkasa
Published
2019-11-24
How to Cite
Rini Asmariati. (2019). PENGELOMPOKAN PERMUKIMAN KUMUH KOTA PADANG BERDASARKAN PERMEN PUPR NO. 2/PRT/M/2016 . JURNAL REKAYASA, 7(2), 171-192. Retrieved from https://jurnalrekayasa.bunghatta.ac.id/index.php/JRFTSP/article/view/18